Indonesia dalam Dunia maya : Kucing dan Tikus lebih bahaya dari pada Srigala dan Harimau

Dunia Internet di Indonesia memang selalu memberikan kehebohan dan keramaian tersendiri, mulai dari hebohnya berbagai artis dadakan, kemudian hebohnya hoax-hoax yang dipercaya, kemudian berbagai sensasi lainnya yang selalu diangkat ke media masa , cetak maupun elektronik.

Sekarang Ini di Indonesia terutama di Dunia maya sedang dihebohkan dengan sebuah keputusan dari Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI. Ada apakah ???

Kalian bisa buka link nya disini >>>buka aku<<<<  , sebelumnya yaitu tanggal 18 September 2014 orang-orang muda Indonesia dikejutkan dengan Teguran kepada beberapa Acara Kartun seperti Tom & Jerry, Little Krishna, Spongebob, Shinchan, dan Bima Sakti karena adanya adegan kekerasan seperti memukul dan lainyna. Hal tersebut membuat para remaja di dunia maya Indonesia bereaksi keras. Mereka melampiaskan melalu berbagai karya seperti status Facebook, Twitter, dan bahkan berbagai gambar Meme.

Banyak alasan-alasan para pengguna Internet Indonesia kenapa mereka menentang keputusan KPI. Dan yang paling sering dijumpai adalah alasan karena dianggap Sinetron remaja di Indonesia lebih bebas ditayangkan dari pada Kartun-kartun yang sudah lama tayang di TV Indonesia.Sebut saja lah Sinetron yang sekarang lagi digandrungi remaja bahkan anak-anak, Ganteng-Ganteng Srigala. Menurut para pengguna internet Indonesia, sinetron tersebut tidak lebih baik dari pada KArtun-kartun pagi di TV-TV.


PENDAPAT SAYA

Beberapa kartun seperti Tom & Jerry dan Spongebob telah lama tayang di Indonesia , bahkan sebelum banyak sinetron-sinetron remaja seperti saat ini. Ke-2 Kartun tersebut selalu hadir di setiap Pagi dan sore layar televisi Indonesia. Jujur kartun-kartun itu membuat para anak-anak terutama dibawah 5 tahun jadi senang , bahkan para orang tua sering membujuk para anak-anak untuk menonton kartun-kartun supaya mereka bisa makan lah, supaya tidur lah dan lainnya. 

Tapi semenjak banyaknya tayangan sinetron-sinetron remaja terutama masalah percintaan, tayangan kartun-kartun semakin berkurang, bahkan dulu setiap minggu pagi dari jam 6 pagi sampai 12 siang itu full banyak film-film kartun, sekarang ??? .

Saya prihatin bahkan dengan tayangan-tayangan sinetron dan FTV yang sekarang banyak tayang di Indonesia, karena adik saya saja suka nonton , padahal umurnya baru 10 tahun suka nonton FTV & Sintron ABG jadi Manten dan Ganteng-ganteng srigala. Bukan hanya sekedar nonton tapi perkataan dan kelakuannya juga kadang suka ditiru. Dan ini bukan saja pada adik saya, tapi semua teman-teman adik saya juga sering nonton acara yang Sama.

Bahkan mereka suka bernyanyi soundtrack nya yang cinta-cintaan itu , apakah hal seperti itu tidak berbahaya bagi anak-anak ?? apakah hal tersebut dianggap biasa ??Saya sudah coba berusaha untuk menghindarkan tayangan tersebut pada adik saya, tapi karena sudah menjadi kebiasaan bahkan adik saya suka nonton secara sembunyi-sembunyi.

Seharusnya para Orang tua dan kepada seluruh orang yang ada di Indonesia itu tau, mana tayangan yang cocok untuk anak mana yang berbahaya untuk anak. Adegan kekerasan yang ditayangkan pada Kartun seperti tom & Jerry tidak berpengaruh tuh kepada tingkah laku si anak, bahkan saya tidak pernah ada anak yang meniru kelakuan para tokoh atau karakter pada kartun-kartun.

apakah Sinetron-sinetron remaja bertemakan anak sekolahan mendidik ?? Fikir lagi, apakah ada adegan saat mereka belajar ? apakah ada adegan saat mereka berdiskusi tentang pelajaran ?? Faktanya, sinetron remaja indonesia hanya berfokus pada masalah PERCINTAAN, mereka mengenakan seragam sekolah, berpelukan dengan yang bukan muhrim, mereka saling peluk, saling pegangan. apakah itu menjadi contoh ???

Ada paakah dengan pertelevisian Indonesia zaman sekarang ??? apa karena ranting, uang dan kepopuleran ?? Ayo kembalikan kartun , kembalikan tayangan bergambar dan ber warna-warni. Kebalikan Keceriaan anak-anak Indonesia !!!!

Munculkan lagi anime-anime japan setiap pagi dan setiap minggu !!!! Saya kangen Digimon, Let's and Go, beyblead, dragon ball, dan lainnya :((

Tambahan  :
Spongebob, Shinchan, Tom & Jerry tidak bisa melawan para Srigala, dan Harimau mereka hanya anak kecil yang dari dulu menghibur setiap pagi dan sore anak-anak Indonesia. Mereka mengajarkan kebersamaan bukan kerasukan, mereka mengajarkan persahabatan bukan percintaan, mereka mengajarkan kebahagiaan bukan tangisan lebay, mereka hanya berbagi warna-warni kepada anak-anak indonesia. Sejak para Serigala dan Harimau jadi-jadian datang ke pertelevisian kita , kini anak-anak Indonesia diberi virus jadi-jadian para Serigala dan Harimau.












Share on Google Plus

About Andri Pratama

CEO - Founder - Author - Reporter - Photographer of Blog Hayu Travelling. ASIK - Asli Tasik . USIK - Urang Tasik . Live in Tasikmalaya City, West Java Province, Indonesia.
    Blogger Comment

0 komentar:

Post a Comment